Mengenal Sumur Sawah

            Air adalah salah satu kebutuhan tanaman. Kekurangan air menyebabkan tanaman kekurangan atau istilah pertanian pada umumnya “ defisiensi “, yang menyebabkan tanaman layu, kering lalu mati. Keberadaan air sangat penting karena sebagai komponen utama penyusun tubuh tanaman, karena itulah kekurangan air dapat menyebabkan susunan tubuh tanaman berubah dan menjadi layu dan kering.

Air memiliki banyak fungsi pokok, antara lain sebagai bahan baku dalam proses fotosintesis, sebagai media dalam proses transpirasi, sebagai pelarut unsur hara, serta sebagai media translokasi unsur hara, baik di dalam tanah maupun di dalam jaringan tubuh tanaman[1] . Mudahnya seperti ini, meskipun tanaman kalian beri pupuk sebanyak mungkin tapi kalau gak ada air, ya percuma saja, hara atau nutrisi dalam pupuk tidak bisa diserap tanaman.

Sebegitu penting nya air, membuat air menjadi hal yang pertama dipikirkan petani ketika menanam tanaman. Sumber air yang digunakan cukup beragam, ada yang hanya mengandalkan tangisan semesta (hujan), air sungai, dan air tanah. Pertanian yang menggunakan hujan sebagai sumber air disebut sawah tadah hujan, pertanian yang menggunakan air sungai dan air tanah disebut sebagai sawah irigasi.

Saluran Irigasi - Dokumentasi Pribadi

            Sawah irigasi yang menggunakan air sungai berkonsep sederhana, yaitu hanya mengalirkan air dari sungai menuju lahan atau sawah, hanya seperti itu dan tidak akan dibahas disini. Yang akan dibahas disini adalah sawah irigasi khususnya tentang air tanah, lebih tepatnya benda yang bertanggung jawab dengan air tanah.

            Mari kita mulai dengan pengertian air tanah dulu, secara umum merupakan salah satu sumber daya alam yang mendukung kehidupan maupun aktivitas manusia. Sampai saat ini air tanah masih merupakan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan air baku bagi penduduk, air irigasi maupun air untuk industri, sehingga air tanah merupakan kekayaan alam yang memenuhi hajat hidup orang banyak[2] .

            Seperti namanya, air tanah berada di bawah tanah sehingga perlu alat untuk mengambil nya. Dunia pertanian telah mengenal alat itu dengan nama sumur sawah. Konsep kerjanya sederhana seperti sumur pada umumnya, sumur akan menyedot air lalu mengalirkannya pada alur irigasi dan mengalirkan ke sawah.

            Sumur sawah tidak akan bekerja apabila tidak dilengkapi komponen, komponen utamanya adalah pompa. Ada 2 tipe peletakan pompa untuk sumur sawah, yang pertama di atas tanah dan yang kedua di dalam tanah.

Sumur Sawah - Dokumentasi Pribadi

            Peletakan pompa dipermukaan tanah menggunakan pompa sumur dangkal atau pompa sumur dalam (Pompa Jet), perbedaan keduanya terletak daya hisap, jika pompa sumur dangkal kedalaman tidak lebih dari 15 meter sedangkan pompa sumur dalam lebih dari 20 meter[3]. Konsep kerja pompa ini, pompa menyedot atau menarik air dari bawah tanah menuju permukaan.

Peletakan pompa air di bawah tanah, umumnya menggunakan pompa submersible atau lebih umum dikenal dengan nama pompa sibel. Pompa ini di letakkan di dalam tanah dan terendam air, jenis pompa yang di dalam air dan akan mengalami kerusakan jika dioperasikan dalam keadaan tidak terdapat air terus – menerus[4] . Konsep kerja pompa sibel ini alih - alih menyedot air, pompa ini mendorong air menuju permukaan.

            Untuk daerah saya sendiri, yaitu di Desa Temenggungan Kabupaten magetan, hampir semua sumur sawah menggunakan pompa sibel. Menurut pengakuan petaninya, di daerah ini cukup dalam untuk menemukan sumber air, kemungkinan hal ini berkaitan dengan letak ketinggian Desa Temenggungan sehingga menggunakan pompa sibel.

1 / 4
2 / 4
3 / 4
4 / 4

Bangunan Sumur Sawah Lama
Bangunan Sumur Sawah Kini
Sumur Sawah
Sumur Pompa Sibel Sederhana

            Keberadaan sumur sawah sangat mudah dikenali. Umumnya sumur sawah memiliki bentuk seperti bangunan rumah yang berada di sekitar area sawah,namun juga ada sumur sawah yang tidak berbentuk seperti bangunan rumah. Kalau di daerah saya, masih banyak sumur sawah yang berbentuk seperti bangunan rumah, walaupun juga mulai ada yang tidak seperti itu.

            Sekilas itu untuk mengenal sumur sawah, supaya tidak bingung ketika melihat ada rumah di tengah sawah, tapi tidak semua sumur sawah di tengah sawah bisa agak jauh, dengan maksud dan tujuan tertentu. Sumur sawah menggunakan pompa air sesuai kebutuhan, ada yang memakai pompa air dangkal, pompa air dalam, dan juga ada yang memakai pompa sibel. Walaupun banyak jenisnya, tujuannya sama yaitu mengambil air tanah untuk keperluan irigasi tanaman.

Ditulis Oleh : Mirza Saputra

Sumber : [1] [2] [3] [4]

DotyCat - Teaching is Our Passion