Dilarang Replant Benih Hibrida
Kakek saya adalah seorang petani, khusus nya petani padi. Beliau tidak pernah membeli benih padi di setiap masa tanam nya, beliau menggunakan benih tanam yang berasal dari hasil panen padi sebelum nya. Berbeda cerita ketika saat ini, sebelum menanam padi pasti akan membeli benih baru yang ada di toko, tidak ada yang namanya menanam dari hasil panen sebelum nya. Pemilihan benih baru di daerah saya, biasanya di dasarkan pada kondisi musim ( Musim Kemarau – Musim Peralihan – Musim Penghujan ). Benih yang di tanam adalah benih hibrida
Kalian pernah menemukan bahkan memakan buah semangka tanpa biji ? ketika kalian memakan buah semangka tanpa biji, tiba – tiba terbesit di pikiran bagaimana buah ini dapat tumbuh jika tidak ada biji di buah nya ? itu buah hasil dari benih hibrida
Saya atau mungkin kalian juga pernah mengalami kejadian ketika memakan buah yang besar dan manis, pasti kalian akan berandai - andai untuk menanam biji buah tersebut dengan harapan akan tumbuh buah seperti yang di makan. Setelah biji buah tadi di tanam, di rawat selama waktu yang di butuhkan biji untuk tumbuh dan masa yang di andai – andaikan tiba, buah mulai bermunculan tetapi ketika di makan, rasanya kok beda ? apa salah perawatan ? mungkin yang kamu tanam adalah keturunan benih hibrida
Apa itu Benih Hibrida ?
Hibrida (hybrid) adalah individu hasil perkawinan secara alami atau sengaja antara dua jenis tumbuhan dalam satu famili, baik antar marga maupun antar jenis dalam satu marga sehingga memunculkan sifat-sifat unggul. Jadi benih hibrida merupakan benih hasil persilangan antara dua varietas tanaman sejenis yang berbeda sifat induknya untuk didapatkan sifat unggul dari masing-masing induknya
Benih tanaman hibrida dihasilkan dari persilangan tanaman pada spesiesnya sendiri namun keduanya memliliki latar belakang genetik yang berbeda. Biasanya keduanya memiliki keunggulan sifat yang tidak dimiliki satu sama lain, sehingga untuk mendapatkan kombinasi sifat unggul dilakukan persilangan untuk menghasilkan benih tanaman hibrida
Perbedaan benih padi hibrida dan inbrida yaitu, benih padi inbrida merupakan tanaman yang menyerbuk sendiri sehingga secara alami kondisinya adalah homozigot-homogen dan cara perbanyakannya dengan benih keturunan, sedangkan kondisi benih padi hibrida adalah heterozigot-homogen, atau dalam individu tanaman yang sama konstruksi gen bersifat heterozigot, namun antara individu tanaman dalam populasi yang bersifat homogeni dan cara perbanyakannya melalui silangan baru
Kenapa Harus membeli benih baru ?
Ketika biji hasil persilangan tadi dikecambahkan dan dimbuhkan, tanaman tersebut akan memiliki sifat unggul dari kedua tanaman tetuanya. Tanaman yang tumbuh dan memiliki sifat unggul inilah yang kita sebut sebagai tanaman varietas hibrida. hasil persilangan dari dua induk (genetically-fixed varieties) yang mampu menunjukkan sifat superior (efek heterosis), terutama potensi hasilnya.
Pengaruh heterosis menyebabkan
kecenderungan F1 lebih unggul ketimbang tetuanya, akan tetapi efek
heterosis ini akan hilang pada generasi berikutnya. Oleh sebab
itu, benih yang dihasilkan padi hibrida tidak dapat digunakan sebagai
benih untuk musim tanam berikutnya
|
|
|
Contoh Produk Semangka Hibrida |
Tanaman hibrida mengalami fiksasi pada gen-gen unggulnya sehingga pada penyerbukan pada tanaman hibrida yang memiliki gen sama akan terjadi depresi inbreeding, dimana gen-gen unggul tersebut tidak terekspresikan kembali. Sehingga tanaman yang ditumbuhkan dari benih tanaman tetua hibrida yang menyerbuk sendiri akan mengalami penurunan kualitas seperti tanaman kerdil dan kuantitas hasil yang sama seperti tanaman hibrida induknya ( Parental F1 ).
Turunan dari benih hibrida yaitu (F2) yang merupakan hasil perkawinan F1 x F1 akan menghasilkan tanaman yang tidak seperti benih hibrida lagi karena dalam F2 tersebut semua sifat-sifat yang diwarisi leluhurnya akan kembali muncul baik itu sifat dominan (sifat unggul) maupun resesifnya ( sifat lemah )
Kenapa benih hibrida seperti itu ?
Benih adalah
bisnis, itu lah penggalan kalimat dari pembicara seminar yang pernah saya
ikuti. Bisa di bayangkan ? apa yang terjadi jika semua hal di kaitkan
dengan bisnis ? keuntungan adalah tujuan utama nya, dan menciptakan benih
yang tidak dapat di “ replant “ adalah cara nya
|
|
| Contoh Produk Padi Hibrida |
Hal ini juga berkaitan dengan HAKI ( hak kekayaan intelektual ) dari si pemulia tanaman ( baik individu, koperasi, universitas, perusahaan, lembaga ) berinvestasi dalam jumlah yang signifikan dalam menciptakan, mengembangkan, dan menguji varietas tanaman baru. Untuk varietas benih, bukan hal yang aneh bagi seorang pemulia tanaman untuk berinvestasi jutaan pada satu varietas dalam biaya penelitian dan pengembangan.
Pemulia tanaman tidak akan menginvestasikan jutaan ini kecuali mereka memiliki cara untuk memulihkan biaya penelitian dan pengembangan. Kekayaan Intelektual memberikan 'Hak eksklusif' yang memungkinkan pemulia tanaman memiliki kesempatan untuk memulihkan biaya-biaya tersebut jika pedagang benih dan petani mengadopsi varietas itu dan membayar benih tersebut. Biaya penelitian dan pengembangan ini juga bisa disebut biaya "penemuan".
Penggunaan benih hibrida ditujukan untuk mendapatkan hasil yang melimpah, buah yang berbobot serta berisi. Benih hibrida juga sebagai langkah indoneisa untuk mencapai ketahanan pangan atau bahkan kedaulatan pangan. Namun tidak dapat di pungkiri, tidak dapat nya keturunan benih hibrida untuk di tanam kembali akan mencipatakan ketergantungan petani untuk membeli benih baru terus – menerus setiap masa tanam.
Penggunaan benih hibrida harus di barengi dnegan penggunaan pupuk serta pestisdia yang tinggi. Untuk memaksimalkan potensi hasil benih hibrida, di perlukan sarana pupuk yang memadai serta kadang tanaman hibirda peka terhadap OPT oleh karena itu penggunaan pestisdia akan meningkat. Dengan begitu, satu hal akan berkaitan dengan hal yang lain.
Ditulis Oleh : Mirza Saputra

Posting Komentar