Hubungan Serius Gulma dan Tanaman
Hubungan antara tanaman budidaya dan gulma itu hal yang tidak dapat dipisahkan, seperti sampah dengan banjir, atau proyek dengan korupsinya, seperti sudah menjadi satu serangkaian bagian utuh.
Gulma
sendiri adalah kelompok tumbuhan yang berasosiasi dengan tanaman budidaya dan
beradaptasi pada habitat buatan manusia [1]. Pengertian lain
mengatakan bahwa gulma adalah golongan tumbuhan yang hidup bersama dengan
ekosistem pertanian yang mendatangkan kerugian sepanjang sejarah budidaya
pertanian [2]. Akan tetapi saya lebih mengartikan gulma sebagai
tumbuhan yang tidak diharapkan keberadaannya.
![]() |
| Gulma - Dokumentasi Pribadi |
Gulma berasosiasi dan berhabitat dengan tanaman budidaya karena mereka tumbuh dengan faktor yang sama [1]. Maksud faktor yang sama, gulma kan sebenarnya juga tumbuhan sama seperti tanaman budidaya.
Oleh karena itu, mereka berdua memiliki faktor tumbuh yang sama seperti CO2, cahaya matahari, unsur hara dan ruang tumbuh. Karena memiliki faktor tumbuh sama maka tanaman budidaya dan gulma akan melakukan interaksi negatif berupa persaingan atau kompetisi.
Pesaing yang mampu mengakses faktor tumbuh lebih maksimal maka ia sebagai pesaing kuat sedangkan sebaliknya adalah pesaing lemah [1]. Titel pesaing kuat atau pesaing lemah selalu berubah ubah antara tanaman budidaya dan gulma. Terkadang gulma yang kuat atau tanaman budidaya yang kuat.
Gulma mendatangkan kerugian bagi tanaman budidaya karena adanya interaksi kompetisi. Semakin lama gulma hidup bersama dengan tanaman budidaya maka akan semakin hebat juga kompetisi yang terjadi. Kompetisi ini dapat terjadi karena ketersediaan faktor tumbuh berapa di bawah kebutuhan sehingga tanaman budidaya dan gulma akan berkompetisi untuk saling berebut [1].
Kerugian dari gulma memang tidak seperti hama dan penyakit yang mampu mematikan tanaman. Cara kerja gulma tidak seperti itu, gulma tidak mematikan tanaman budidaya melainkan mengurangi hasil produksi tanaman budidaya karena adanya kompetisi tadi.
![]() |
| Tumpukan Gulma - Dokumentasi Pribadi |
Sebagai contoh pada tanaman padi, gangguan gulma mampu menurunkan hasil tanaman padi turun sampai 13 %, bahkan beberapa jenis gulma seperti jenis gulma Bobontengan ( Leptochloa chinensis L) sebesar 40 %, Kolomento (Leersia hexandra) sebesar 60 %, Jajagoan leutik (Echinochloa colonum L) sebesar 85 %, Lamhani (Pasphalum distichun L) sebesar 85 % dan Jajagoan (Echinochloa crusgalli L) sebesar 100 % [3].
Gulma adalah tumbuhan yang salah tumbuh, karena petani mengolah tanah mereka bukan untuk menumbuhkan gulma melainkan untuk menanam tanaman budidaya. Oleh karena itu gulma dikatakan sebagai tumbuhan yang keberadaanya tidak diharapkan serta disengajakan.
Dimana ada tanaman budidaya, disitu
akan ada gulma apabila tidak diberi perlakuan. Gulma akan hidup berdampingan
dengan tanaman budidaya. Gulma ada didalam tanah sebagai biji ( Seed bank
) dan tumbuh diseluruh permukaan lahan [1]. Biji gulma dalam
tanah/ha dapat mencapai berjuta-juta jumlahnya dan terdiri dari sekitar puluhan
spesies yang berbeda [4].
![]() |
| Gulma di Sawah - Dokumentasi Pribadi |
Seed bank disini adalah propagul dorman dari gulma yang berada di dalam tanah yaitu berupa biji, stolon dan rimpang, yang akan berkembang menjadi individu gulma jika kondisi lingkungan mendukung [4].
Gulma akan selalu bersaing dengan tanaman budidaya karena gulma ada sebelum dan selama tanaman produksi tumbuh [1]. Saat lingkungan tidak mendukung dan tidak ada tanaman budidaya, gulma akan sabar menunggu dengan dormansi sebagai kemampuannya [4].
Hubungan yang terjalin antara tanaman budidaya dengan tanaman produksi adalah hubungan yang serius. Selain mengganggu tanaman budidaya, gulma pada akhirnya mampu membuat tanaman budidaya kehilangan hasil produksi nya. Bahkan, gulma yang belum tumbuh dan masih dalam kondisi dormansi biji, akan tetap menjadi masalah selama biji-biji tersebut masih ada [4].
Oleh
karena itu, perlu ada nya pengawasan atau monitoring agar pertumbuhan gulma
tidak berlebihan dan tidak mengganggu tanaman budidaya utama.
Ditulis Oleh : Mirza Saputra



Posting Komentar