Menentukan Tanaman Sehat atau Sakit
Tantangan dan hambatan dalam pertanian ada beragam bentuk nya, salah satunya adalah penyakit. Seperti halnya manusia, tanaman sebagai makhluk hidup juga juga dapat sakit akibat serangan penyakit. Tanaman sakit menunjukkan bentuk penilaian manusia secara subjektif mengenai keadaan tanaman yang diamati[1]
Penyakit tanaman sendiri adalah
kondisi terganggunya fungsi sel dan jaringan tanaman akibat iritasi yang terus-menerus oleh suatu agen primer atau
faktor lingkungan yang kemudian menimbulkan gejala[2] . Agen primer yang dimaksudkan
adalah golongan faktor biotik, seperti protozoa, jamur, bakteri, virus,
nematoda, dan tumbuhan tingkat tinggi parasitik, sedangkan faktor lingkungan
seperti temperatur, cahaya, hara, gas CO2, garam dan air[1] .
![]() |
| Tanaman Padi - Dokumentasi Pribadi |
Menentukan tanaman sehat atau sakit
menjadi penting, karena berhubungan dengan tindakan selanjutnya. Kendala yang
sering terjadi di lapangan adalah menentukan tanaman ini sehat atau sakit,
karena setiap manusia akan mendefinisikan sehat dan sakit secara berbeda.
Perbedaan definisi ini lantaran konsep tanaman sehat dan sakit ini adalah hasil
penilaian manusia yang di kontrol atas sudut pandang biologi dan nilai ekonomi.
Sudut
pandang biologi mengatakan bahwa tanaman sakit jika terjadi gangguan fisiologi
secara berkelanjutan yang disebabkan oleh suatu penyebab primer atau reaksi
dari dalam dan ditandai dengan munculnya gejala, sedangkan nilai ekonomi
memaknai sakit dengan pengaruh yang didapatkan dari budidaya tanaman[1] .
Contoh
sakit berdasarkan sudut pandang biologi. Sebuah pohon mengalami bercak pada
daun dan merambat ke batang utama, maka dinyatakan bahwa pohon tersebut sakit.
Jika bercak pada daun cukup besar tetapi tidak mencapai batang utama,
tetap dinyatakan bahwa pohon tersebut sakit meskipun bercak tidak mencapai batang
utama[1] .
Contoh
sakit berdasarkan nilai ekonomi. Katakan lah ada sebuah pohon mangga mengalami
kondisi tidak menghasilkan buah, menghasilkan buah tetapi gugur saat masih muda,
menghasilkan buah kecil dengan rasa buah masam. Berdasarkan sudut pandang nilai
ekonomi, maka pohon mangga tersebut sakit karena tidak mampu memberikan hasil
ekonomi yang di harapkan[1] .
![]() |
| Tanaman Jagung - Dokumentasi Pribadi |
Lalu ada
contoh lain, sebuah tanaman mengalami bercak pada daun nya, tetapi tidak memengaruhi
nilai ekonomi nya. Tanaman tersebut dinyatakan sakit apabila dari sudut pandang
biologi, tetapi dinyatakan sehat dari sudut pandang nilai ekonomi. Hal ini
menjadi gambaran bahwa tanaman sehat dan sakit sangat dipengaruhi pengetahuan
sudut pandang biologi dan sudut pandang nilai ekonomi. Kalau menurut kalian,
tanaman tersebut sehat atau sakit ?
Jadi berdasarkan uraian tadi, mungkin pengertian penyakit tanaman bisa dilengkapi menjadi “ kondisi terganggunya fungsi sel dan jaringan tanaman akibat iritasi yang terus-menerus oleh suatu agen primer atau faktor lingkungan yang kemudian menimbulkan gejala serta menimbulkan dampak terhadap nilai ekonomi “
Ditulis Oleh : Mirza Saputra


Posting Komentar