Mangrove tidak hanya Bakau

Apakah kalian tahu mengenai mangrove ? Mangrove memiliki pengertian berbeda sesuai dengan peran, mangrove sebagai hutan pantai adalah pohon-pohon yang tumbuh di daerah pantai (pesisir), mangrove sebagai hutan payau atau hutan bakau adalah pohon-pohon yang tumbuh di daerah payau pada tanah aluvial atau pertemuan air laut dan air tawar di sekitar muara sungai[1]. Intinya, mangrove adalah segala tumbuhan yang hidup di sepanjang pantai atau sepanjang sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut.

Seringkali kita salah mengartikan mangrove adalah nama lain dari bakau, hal tersebut tidak sepenuhnya salah karena bakau merujuk spesies mangrove tertentu[2] , istilah bakau digunakan hanya untuk jenis-jenis tumbuhan dari genus Rhizophora[1] . Mudah nya begini, bakau adalah bagian dari mangrove sedangkan mangrove belum tentu bakau.

Kawasan Mangrove - Tanja Cibulski

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki hutan mangrove terluas di dunia. Indonesia sendiri tercatat setidaknya terdapat 202 jenis tumbuhan mangrove, meliputi 89 jenis pohon, 5 jenis palma, 19 jenis pemanjat, 44 jenis herba tanah, 44 jenis epifit dan 1 jenis paku[3] .

Jenis mangrove dibedakan berdasarkan struktur perakaran, bentuk buah, dan bentuk daun[4] . Struktur perakaran antara lain akar tunjang, akar napas, akar lutut, akar papan, akar banir, dan tanpa akar udara[5] . Bentuk buah antara lain silinder, kacang, bola, bentuk selain 3 bentuk sebelumnya[6] . Bentuk daun antara lain lanset, elips, oval, bulat telur sungsang, hati[7]

Berikut ini beberapa mangrove yang biasa di temukan di Indonesia :

1.         Avicennia

            Avicennia dikenal dengan nama populer api - apian, tapi avicennia juga dikenal dengan nama lain seperti sia-sia, sie-sie, pejapi, nyapi, hajusia, pai, dan mangi-mangi[8] . Golongan avicennia ini dicirikan dengan struktur akar napas yang menonjol ke atas dan terbentuk dari perluasan akar yang tumbuh secara horizontal. Contoh mangrove dari golongan ini adalah Avicennia alba, Avicennia eucalyptifolia, Avicennia lanata, Avicennia marina.

( Kiri ) Genus Avicennia - Wikipedia & ( Kanan ) Morfologi Avicennia marina - Wetlands

            Nama avicennia ini adalah nama lain ibnu sina, ilmuwan islam, di eropa sebagai bentuk penghormatan kepada nya. Golongan ini adalah pelopor atau pioneer, ka­rena merupa­kan pohon yang pertama tumbuh keti­ka lahan mangrove terbuka setelah terjadi kerusakan/gangguan[8].

2.         Rhizophora

            Golongan mangrove inilah yang selama ini kita kenal sebagai bakau. Memiliki ciri dengan struktur akar yang tunjang, mencuat dari batang pohon dan dahan paling bawah serta memanjang ke luar dan menuju ke permukaan tanah[5] . Selain perakaran, bakau juga memiliki ciri dengan bentuk buah silinder, yang mana berbentuk seperti batang atau galah[6] . Contoh dari golongan ini adalah Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa.

( Kiri ) Rhizophora apiculata - Wikimedia & ( Kanan ) Morfologi Rhizophora apiculata - Wetlands

Rhizophora atau bakau adalah golongan yang paling sering kalian salah sangka sebagai mangrove, seperti di awal kalau bakau termasuk mangrove sedangkan mangrove belum tentu bakau. Selain bakau, tanaman ini memiliki alternatif nama seperti tancang, tanjang , tinjang, bangko,  kawoka, wako, jangkar dan lain-lain.

3.         Bruguiera

            Golongan mangrove ini memiliki ciri dengan bentuk buah seperti batang atau galah[6], akar golongan mangrove ini berstruktur akar lutut, akar horizontal yang berbentuk seperti lutut terlipat di atas permukaan tanah yang meliuk ke atas dan ke bawah dengan ujung yang membulat di atas permukaan tanah[5] . Contoh dari golongan ini adalah Bruguiera cylindrica, Bruguiera exaristata, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera hainessii, Bruguiera parviflora, Bruguiera sexangula.

( Kiri ) Bruguiera gymnorrhiza - Wikipedia & ( Kanan ) Morfologi Bruguiera gymnorrhiza - Wetlands

            Nama golongan ini diambil dari seorang penjelajah dan biologiwan kebangsaan prancis, Jean Guillaume Bruguière, sebagai bentuk penghormatan.

4.         Ceriops

            Golongan mangrove ini mirip dengan bakau atau rhizophora. Umum nya memiliki struktur perakaran tunjang kecil, mencuat dari batang pohon dan dahan paling bawah serta memanjang ke luar dan menuju ke permukaan tanah[5] . Contoh dari golongan ini adalah Ceriops decandra, Ceriops tagal.

( Kiri ) Ceriops decandra - Sampath De Alwis Goonatilake & ( Kanan ) Morfologi Ceriops decandra - Wetlands

5.         Sonneratia

            Golongan mangrove ini memiliki ciri bentuk buah bulat atau seperti bola. Sonneratia memiliki akar seperti golongan avicennia yaitu berstruktur akar napas. Contoh dari golongan ini adalah Sonneratia alba ( Perepat ), Sonneratia caseolaris ( Pidada atau Berembang ), Sonneratia ovata ( Kedabu atau Gedabu )

( Kiri ) Sonneratia alba - Ariefrahma Wikimedia & ( Kanan ) Morfologi Sonneratia alba - Wetlands

            Sesama sonneratia memiliki perbedaan, S. Alba tidak toleran terhadap air tawar, sedangkan S. Caseolaris dan S. Ovata menyukai bagian yang kurang asin di hutan mangrove [9] .

            Nama - nama golongan mangrove tersebut hanyalah sebagian kecil dari mangrove yang tumbuh di Indonesia, bahkan dunia. Setidaknya, sudah memberikan gambaran kalau bentuk mangrove seperti apa, dan tidak salah menganggap mangrove adalah bakau. 

Ditulis Oleh : Mirza Saputra

Sumber : [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9]

DotyCat - Teaching is Our Passion